Bupati Pasaman Yusuf Lubis bersama Kapolres AKBP Hasanuddin dan Kepala OPD Berkomitmen Lawan Hoax dan Ujaran Kebencian

INDONESIASATU.CO.ID:

PASAMAN --- Bupati Pasaman, Yusuf Lubis menyerukan agar seluruh warga di kabupaten itu melawan hoax atau berita bohong serta ujaran kebencian yang kian meresahkan dewasa ini.

Penyebaran hoax dan ujaran kebencian saat ini sangat memprihatinkan karena mengganggu tatanan kehidupan masyarakat dan mengusik pembangunan di daerah.

"Kami, Pemda Kabupaten Pasaman anti hoax dan ujaran kebencian," ujar Yusuf Lubis didampingi Kapolres Pasaman AKBP Hasanuddin beserta Asisten dan sejumlah kepala OPD, Senin (12/3).

Ia pun menegaskan, mendukung sepenuhnya Polri dalam upaya penegakan hukum terhadap pelaku hoax tersebut. Karena, menurutnya, hoax merupakan fitnah yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan serta keutuhan bangsa.

"Kami mendukung Polri dalam penegakan hukum terhadap pelaku hoax. Karena hoax merupakan fitnah, berita bohong yang dapat memecah persatuan dan kesatuan NKRI," katanya.

Dikatakan, Indonesia menghadapi ancaman baru terkait penyebaran hoax, termasuk di wilayah Kabupaten Pasaman. Informasi hoax, kata dia, dengan mudah muncul dan menyebar di berbagai media terutama media sosial.

"Ini yang harus kita lawan bersama, tidak hanya saja Polri, Pemerintah melainkan seluruh lapisan masyarakat termasuk para ASN di dalamnya. Hoax ini musuh agama, rakyat dan negara. Ini menganggu keharmonisan dan membuat polarisasi di masyarakat," katanya.

Terkait informasi bohong di media sosial, Yusuf Lubis mengimbau masyarakat tidak mudah terpancing emosi dan ikut menyebarkan kembali ke masyarakat luas. 

Ia meminta masyarakat mengkaji dulu isi pemberitaan di media massa dan media sosial sebelum menilai baik atau tidak.

Kepala Polisi Resor (Kapolres) Pasaman, Hasanuddin mengatakan, komitmen Pemda tersebut dibutuhkan untuk menangkal peredaran informasi salah (hoax) yang provokatif di tengah masyarakat belakangan ini. 

"(Hoax) ini menjadi sesuatu yang mengancam kesatuan. Kita tidak akan segan menindak penyebar berita hoax," katanya.(Anto)

 

 

 

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita