Dinas Parpora Tanah Datar Lahirkan 20 Pramuwisata Baru

INDONESIASATU.CO.ID:

TANAH DATAR - Guna mendukung pengembangan pariwisata di Tanah Datar, pembenahan Sumber Daya Manusia (SDM) mendapat perhatian serius dari instansi terkait selain pembangunan infrastruktur.

Dalam hal ini Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Tanah Datar melahirkan dua puluhan Pramuwisata baru. Para Pramuwisata yang tergabung dalam Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Tanahdatar itu, sebelumnya telah diberikan pembekalan oleh Dinas Parpora dan pengurus DPD HPI Sumbar dan pelaku wisata profesional.

Setelah melewati berbagai perbekalan dan praktek, Para Pramuwisata junior tersebut telah diberikan license oleh Dinas Parpora agar dapat menerapkan ilmunya dalam kehidupan dunia Pramuwisata demi kemajuan pariwisata Tanahdatar. License tersebut diserahkan secara resmi oleh pihak dinas beberapa waktu lalu di aula kantor Parpora setempat.

Ketua DPC HPI Tanah Datar Yoseptian Suheri mengatakan, jika saat ini Tanah Datar tengah gencar-gencarnya membomingkan pariwisata. Salah satu maju dan berkembangnya pariwisata itu terletak di tangan para pramuwisata. Saat ini, Tanah Datar masih minim akan tenaga pramuwisata itu.

“Dengan adanya pramuwisata baru ini kita menompangkan harapan yang tinggi agar pariwisata Tanah Datar semakin diminati hingga dapat berkembang,” ujarnya.

Yoseptian mengungkapkan, potensi pariwisata Tanah datar yang memiliki seratusan destinasi itu membutuhkan tenaga pramuwisata yang handal dan enerjik agar nilai jual pariwisata semakin tinggi.

“Kita membutuhkan pramuwisata untuk local guide, karena banyak sekali destinasi yang menyebar di Tanahdatar ini. semoga ke depan dengan adanya para pramuwisata yang sudah memiliki license ini dapat mendongkrak pengunjung datang ke Tanah Datar,” harapnya.

Sementara itu, Kabid Pariwisata Dinas Parpora Tanah Datar Yendra Aprilla mengatakan, setidaknya dalam perekrutan para pramuwisata kemarin, terdaftar sebanyak 37 peserta. “Dari 37 peserta, yang mengikuti tes terakhir sebanyak 23, dan mereka telah membuat surat pernyataan komitmen terhadap profesi ini. dari 23 itu, 21 diantaranya lulus memenuhi persyaratan, dan 2 lulus bersyarat dengan catatan harus ujian pemanduan di lapangan kembali,” ujar Kabid yang akrab disapa Era tersebut.

Era menjelaskan, untuk 14 calon penerima license lainnya akan kembali di jadwalkan ulang dalam waktu dekat. “Tujuan pembentukan pramuwisata ini adalah untuk mendongkrak kunjungan ke Tanah Datar, apalagi target kita untuk tahun ini mencapai satu juta lebih. Semua upaya yang kita lakukan semata-mata untuk pengembangan wisata di Luak nan Tuo ini,” jelas Era.

Era menjelaskan, dengan kegiatan ini maka lisence yang diterbitkan oleh Dinas sebutnya, merupakan hasil justifikasi atau pertimbangan terhadap profesi pemandu.

“Kita berharap pramuwisata Tanah Datar dapat berkiprah dengan penuh komitmen. Analoginya, seorang dapat mengendarai mobil di jalan raya dengan aman jika sudah mempunyai SIM. Kita mendukung adanya HPI, karena HPI merupakan organisasi yang dapat melindungi profesi pramuwisata,” tukasnya.

Laporan : Humas

Editor : Joni Hermanto

  • Whatsapp

Index Berita