Nagari Durian Tinggi Adakan Pelatihan untuk Melestarikan Adat dan Budaya

indonesiasatu, 09 Jul 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

PASAMAN -- Dengan meningkatkan kapasistas pemangku adat dan mengembalikan fungsi niniak mamak dalam bernagari, Sumbang Duo Baleh, dan peran bundo kanduang di minangkabau.

Wali Nagari Durian Tinggi, Fahrizal mengatakan, pelatihan adat dengan nara sumber, Musra Dahrizal Katik Rajo Mangkuto dari Padang Panjang, bagi pengurus KAN, pemangku adat, kepala jorong, cadiak pandai, anak nagari, dan bundo kanduang.

"Tujuan diadakan pelatihan adat ini dalam rangka melestarikan adat dan budaya minangkabau,"sebut Fahrizal kepada Indonesiasatu.co.id, senin (08/07).

Fahrizal menyebutkan, untuk menambah wawasan dan memahami tentang adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah, dan tidak saja penghulu dan imam adat yang mengetahui tentang hal tersebut, tapi selaku anak kamanakan juga harus tau hidup di tengah-tengah masyarak adat.

“Melalui kegiatan pelatihan adat ini, semoga kedepanya masyarakat Nagari Durian Tinggi "Saciok bak ayam sadanciang bak basi", saling bahu membahu, membangun Nagari yang kita cintai untuk kedepannya agar lebih baik, karena peranan ninik mamak adalah mitra kerja pemerintah Nagari agar terwujudnya Nagari yang lebih baik kedepanya," terang Fahrizal.

Dijelaskannya, pelatihan yang dibiayai dengan dana desa sebesar Rp25 juta itu diikuti 48 orang peserta dari berbagai unsur yang ada di nagari ini. “Kegiatan pemberdayaan pelatihan adat ini kita laksanakan selama dua hari mulai tanggal 4 sampai 5 Juli 2019 kemarin,” ujarnya.

Editor: Anto

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami