Nuansa Koramil Rasa Kodim Dalam Peresmian Mushola Al Muhajirin Santoso

INDONESIASATU.CO.ID:

KEDIRI. Danrem 082 Kolonel Arm Budi Suwanto ,secara resmi membuka pita Mushola Al Muhajirin yang berlokasi di areal makoramil 18/Plemahan dan Dandim Kediri Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno, Ketua DPRD Kabupaten Kediri H.M.Sulkani serta Mantan Pangdam Jaya Mayjen TNI purn Erwin Hudawi Lubis menjadi saksi atas bangunan seluas 6 x 6 meter ini menjadi tempat peribadahan, rabu (25/07/2018)

“Saya atas nama pribadi dan keluarga besar Koramil Plemahan mengucapkan banyak terima kasih  kepada bapak Santoso selaku donatur  utama pembangunan Mushola Al Muhajirin Santoso,” kata Danramil Plemahan Kapten Arh Ajir.

Flash back kebelakang, ia sedikit bercerita awal peletakan batu pertama pembangunan Mushola pada 11 Maret lalu dan secara resmi Dandim Kediri dengan disaksikan seluruh Muspika Plemahan, mengawal pembangunan tempat ibadah tersebut.

Dalam peresmian ini, Kapolsek Plemahan AKP Surono, Camat Plemahan  M.Syahroni serta Kepala Desa se-Kecamatan Plemahan, juga ikut menjadi saksi dalam perersmian yang dilakukan langsung Danrem 082.

Senada hal tersebut, Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno juga menyatakan respect atas pembangunan Mushola di lingkungan Makoramil. Apalagi, sebelumnya ia juga menekankan kepada seluruh Danramil jajaran Kodim Kediri memperbaiki atau minimal mengecat Makoramil masing-masing. Namun, diluar dugaan, ada salah satu Koramil yang justru melebihi apa yang sudah ia tekankan sebelumnya.

Demikian juga Santoso, ia mengungkapkan bahwa Mushola ini bisa berdiri karena masyarakat dan TNI selalu berkesinambungan dan kerjasama. Mushola ini diyakini bisa di gunakan kegiatan yang positif guna mendekatkan diri kepada Tuhan.

Sementara itu, Kolonel Arm Budi Suwanto berpesan agar sarana tempat ibadah ini di rawat dan dimanfaatkan serta dijaga untuk kepentingan umum dan hal ini merupakan bagian dari amanah bagi kita semua.

“Saya ucapkan terimakasih kepadanya yang telah turut mensukseskan pembangunan Mushola ini hingga selesai dan dapat digunakan untuk ibadah sehari-hari,” ujarnya.

Penandatanganan prasasti peresmian Mushola maupun prosesi pemotongan tumpeng dilakukan Danrem 082, yang disaksikan langsung Muspika Plemahan. Selain itu, pemotongan pita juga dilakukan, usai secara sah proses pembangunannya dinyatakan final atau selesai. (aang)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita