Pencuri Kabel PLN Punagayya Jeneponto, Dijerat Pasal 363 KUHP, Segini Ancamannya

INDONESIASATU.CO.ID:

JENEPONTO- Ke duanya, Roni (19), dan Ruslan (25), ditetapkan sebagai tersangka pencuri kabel PLN Punagayya, Kecamatan Bangkala, Kabapaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Kedua pelaku tersebut dijatuhkan, Pasal 363 KUHP 1.2. Tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman hukuman pidana paling lama 9 tahun.

Hal itu diungkapkan oleh, Kasat Reskrim Polres Jeneponto, AKP Boby Rachman kepada Indonesiasatu.co.id, Selasa (18/6/2019).

Dikatakan Boby, sebelumnya mendapat laporan dari pihak PLN Punagayya terkait pencurian kabel, kemudain melakukan penyelidikan.

Dari informasi tersebut kata dia, kemudian polisi kembangkan dan melakukan penangkapan terhadap tiga orang pelaku.

"Tiga orang pelaku itu, dua dewasa dan satu orang dibawah umur JN (16). JN, dibawah umur tetap kita proses tapi tidak ditahan, Namun yang dewasa tetap dilakukan penahanan,"katanya.

Boby menjelaskan, ketiga orang pencuri tersebut, memulai aksinya pada malam hari, dengan membobol pagar tembok PLN Punagayya. Setelah berhasil mencuri kabel, mereka simpan di Gardu Listrik untuk di jualnya.

"Kabel - kabel yang dicurinya itu belum sempat dijual karena kita cepat melalukan penyelidikan dan berhasi mengamankan kabel jenis NYCY 19X2," sebutnya.

Menurut dia, alasan mereka mencuri salah satunya faktor ekonomi yang memaksanya berbuat demikian, jelas Boby.

Sebelumnya ketiga pelaku tersebut, ditangkap di rumahnya Kampung Labuang, Desa Punagayya, Kecamatan Bangkala, yang dipimpin langsung Tim Pegasus Aipda Abdul Rasyad, pada Senin, 17 Juni 2019.

 

Editor : Samsir
  • Whatsapp

Index Berita