Polres Pasaman Resmikan Program Bedah Rumah Warga Kurang Mampu

INDONESIASATU.CO.ID:

PASAMAN --- Seorang warga miskin, Tina (45) menyambut dengan tangisan isak haru ketika melihat rumah reot miliknya disulap jadi rumah permanen oleh Polres setempat di Jorong Lima Tikalak, Nagari Tanjung Beringin, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Selasa (17/04/2018).

Bagaimana tidak, rumah reot milik Tina yang sebelumnya berbahan bambu itu kini sudah kinclong dengan kondisi type 36 dan sudah bisa dihuni bersama keluarganya.

"Saya tidak tahu mau bilang apa untuk mengungkapkan rasa haru saya dengan kondisi sekarang. Beberapa bulan lalu masih dalam kondisi reot berbahan bambu. Kini sudah sangat bagus, sehingga kami bisa tinggal dengan nyaman bersama keluarga. Kami sangat berterima kasih kepada pihak Kepolisian yang sudah ikut membantu pembangunan rumah ini. Semoga Allah SWT bisa membalas semuanya,"ungkap Tina dengan isak Tangis.

Kapolres Pasaman, AKBP Hasanuddin saat meresmikan program bedah rumah warga miskin milik Tina mengatakan pihaknya akan selalu siap turut membantu warga miskin khususnya rehap rumah layak huni.

"Program bedah rumah layak huni ini akan terus kita lanjutkan guna membantu keluarga miskin yang membutuhkan bantuan. Seperti yang dirasakan oleh ibu Tina ini. Kalau dulu kondisinya masih rumah reot yang terbuat dari bambu diatas tanah berukuran 8x10 meter yang dibelinya secara cicilan. Rumah ini juga tanpa lampu, tanpa MCK dan air bersih. Sekarang sudah jadi permanen dengan type 36 lengkap dengan MCK, Air bersih dan lampu. Sehingga bisa hidup dengan kondisi yang cukup refresentatif bersama keluraganya,"ujar AKBP Hasanuddin.

Menurut AKBP Hasanuddin, pelaksanaan program bedah rumah tersebut berawal dari rasa prihatin terhadap kondisi warga miskin yang belum maksimal mendapatkan bantuan dari pemerinatah.

"Program bedah rumah ini sebenarnya terselenggara berkat kerjasama kami dengan Baznas Pasaman dengan dana sekitar Rp10 juta. Karena kami melihat masih banyak warga miskin yang belum mendapatkan bantuan rumah layak huni dari pemerintah. Kalaupun ada, masih banyak ketimpangan dan belum tepat sasaran. Makanya kemudian kami gagas program bedah rumah ini juga melibatkan sejumlah donatur yang tidak mengikat,"tambahnya.

Sementara Bupati Pasaman, Yusuf Lubis yang hadir dalam kesempatan itu mengapresiasi langkah Polres setempat yang ikut membantu pemerintah dalam pengentasan warga miskin didaerah itu.

"Kami sangat berterima kasih kepada Polres Pasaman yang kian terus menunjukan keseriusannya bersama-sama dalam pengentasan angka kemiskinan di Pasaman, khususnya melalui bedah rumah. Dalam hemat saya, baru kali ini ada pihak kepolisian turun tangan membedah rumah warga di Pasaman ini. Semoga program-program yang baik seperti ini tetap dilanjutkan,"imbuhnya.(Anto)

Index Berita