Sang Camat Yang bercita - Cita Jadikan Panggul Sebagai Kota Perdagangan

INDONESIASATU.CO.ID:

Trenggalek, Terobosan demi terobosan terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek agar bisa bersaing dengan kabupaten yang lain.Salah satunya, adalah, membangun berapa sektor yang dianggap bisa menjadi pengungkit.Saat ini, sektor yang paling menjadi prioritas adalah pariwisata.

Kecamatan Panggul yang memiliki banyak tempat wisata mencoba berbenah dan menggerakkan sektor lainnya, yaitu perdagangan.Selain dianggap bisa menjadi pendongkrak ekonomi masyarakat sekitar ditenggarai juga bisa mendulang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Kami ingin punya Pabrik Sabut Kelapa dan jika itu bisa realisasi akan menjadi awal yang baik untuk mewujudkan Panggul sebagai kota perdagangan," terang Edif Hayunan Siswanto, Camat Panggul, Sabtu (9/6).

Dijelaskan Edif, salah motivasinya ingin mendirikan pabrik adalah tersedianya bahan baku yang melimpah dan hasil produksinya bisa diekspor."Selain di Panggul, bahan baku bisa didapat dari Kecamatan Watulimo dan Munjungan," imbuhnya.

Dengan luasan sekitar 132 hektar dengan jumlah penduduk 83 ribu dan memiliki tujuh belas desa, pria bertubuh atletis ini optimis kecamatan yng dipimpinnya bisa menjadi salah satu pengungkit kebangkitan Kabupaten Trenggalek."Jika tidak ada aral melintang, dalam waktu dekat Kecamatan Panggul sudah ada Rumah Sakit tipe D.Ini artinya, sarana dan prasarana sudah hampir terpenuhi untuk mewujudkan menjadi kota alternatif kedua di Kabupaten Trenggalek," Ucapnya.

Mantan camat Pule ini berharap ada dukungan dari beberapa pihak terkait rencana pendirian Pabrik Sabut Kelapa karena prospeknya cukup baik."Saya sudah mencoba menghubungi beberapa investor dan mudah - mudahan bisa meraih hasil," jelasnya (ags).

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita